Sabtu, 23 November 2013

Rangka

Manusia melakukan salah satu aktivitas hidupnya dengan bergerak. Pergerakan atau lokomosi pada hewan vertebrata dan manusia melibatkan rangka/tulang, otot, dan sendi.

Tiga jenis utama kerangka pada hewan:

ü  Kerangka hidrostatik (hydrostatic skeleton):
cairan yang ditahan di bawah tekanan dalam bagian tubuh yang tertutup. Contohnya cnidaria, cacing pipih, nematoda dan Annelida. Hewan-hewan tersebut bergerak dengan menggunakan otot untuk mengubah bentuk kompartemen yang penuh cairan.
ü  Eksoskeleton
 merupakan pembungkus yang keras pada permukaan hewan. Contohnya sebagian besar Mollusca terbungkus dalam cangkang berkalsium (kalsium karbonat),Arthropoda dan Crustaceae.
ü  Endoskeleton, merupakan unsur penyokong yang keras yang terbungkus dalam jaringan lunak seekor hewan, seperti tulang. Contohnya pada Vertebrata, Echinodermata, dan hewan spons.

Fungsi rangka:

1.   memberi bentuk pada tubuh, menyokong dan menyebarkan berat badan serta daya tahan untuk menghadapi pengaruh tekanan dan mekanis serta tempat melekatnya otot-otot.
2.   melindungi organ-organ yang lunak, seperti tulang tengkorak yang melindungi otak, atau tulang rusuk yang melindungi jantung.
3.   mengungkit berbagai aktivitas selama bergerak dan membentuk formasi sendi dalam bergerak.
4.   Pembentukan sel-sel darah merah (hemopoesis), membentuk sel-sel imunitas sebagai fungsi imunologis, dan menyimpan kalsium, terutama kalsium fosfat.



Besarnya bentuk tulang dibedakan menjadi: 

1.     Tulang pipa, bentuknya bulat panjang seperti pipa, misalnya Tulang hasta, pengumpil, paha, betis, dan lain-lain.
2.      Tulang  pipih, bentuknya  gepeng menipis, misalnya tulang belikat, tulang duduk, tulang  usus, tulang tengkorak, dan lain-lain.
3.      Tulang pendek, bentuknya  seperti dadu atau pendek tidak beraturan, misalnya ruas-ruas tulang belakang, ruas-ruas pergelangan tangan dan kaki dan lain-lain.



Rangka manusia terdiri atas 206 tulang dengan bentuk dan ukuran berbeda dan saling berhubungan

Ahli anatomi mengelompokkan rangka menjadi dua bagian:

1.     Kerangka Aksial (poros utama sumbu tubuh), terdiri atas:

      o   Tengkorak
      o   Ruas-ruas tulang belakang
      o   Tulang dada
      o   Tulang iga atau rusuk

2.     Kerangka Apendikuler (tambahan),terdiri atas:

      o   Tulang-tulang lengan
      o   Tulang tungkai
      o   Tulang telapak kaki
      o   Tulang pinggul

      o   Tulang bahu


1. TULANG TENGKORAK

Tulang tengkorak itu berbentuk pipih, saling berhubungan da membentuk rongga. Tulang ini mengelilingi dan melindungi otak. Tulang tengkorak terdiri dari:Tulang tengkorak bagian kepala (tempurung kepala) dan tulang tengkorak bagian muka (wajah)





         Tulang  tengkorak bagian kepala (tempurung kepala) terdiri dari:
·         tulang dahi (os.frontale)
·         tulang ubun-ubun (os.parietale)
·         tulang kepala belakang (os.occipitale)
·         tulang baji (os.sphenoidale)
·         tulang pelipis (os.temporale)
·         tulang tapis (os.ethmoidale) 

      Tulang tengkorak bagian wajah terdiri dari:
·         tulang rahang atas (os.maxilla)
·         tulang rahang bawah (os.mandibula)
·         tulang pipi (os.zygomaticum)
·         tulang langit-langit (os.pallatum)
·         tulang hidung (os.nasale)
·         tulang mata (os.laximale)
·         tulang lidah (os.hyoideum)
·         tulang air mata (os.lacrimale)
·         tulang rongga mata (os.orbitale)



Tulang Dada dan Rusuk

1. Tulang Dada

Tulang dada termasuk tulang pipih, terletak di bagian tengah dada. Pada sisi kiri dan kanan tulang dada terdapat tempat lekat dari rusuk. Bersama-sama dengan rusuk, tulang dada memberikan perlindungan pada jantung, paru-paru dan pembuluh darah besar dari kerusakan 




Tulang dada tersusun atas 3 tulang yaitu:

  Tulang hulu / manubrium. terletak di bagian atas dari tulang dada, tempatmelekatknya tulang rusuk yang pertama dan kedua

 Tulang badan / gladiolus, terletak dibagian tengah, tempat melekatnya tulang rusuk ke tiga sampai ke tujuh, gabungan tulang rusuk ke delapan sampai sepuluh

 Tulang taju pedang / xiphoid process, terletak di bagian bawah dari tulang dada. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan.



2. Tulang Rusuk

Tulang rusuk berbentuk tipis, pipih dan melengkung. bersama-sama dengan tulang dada membentuk rongga dada untuk melindungi jantung dan paru-paru. Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu:

    Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Tulang-tulang rusuk ini pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya berhubungan dengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan.

 Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang bagian depan disatukan oleh tulang rawan yang melekatkannya pada satu titik di tulang dada

 Rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya bebas.


Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi diantaranya:

*      melindungi jantung dan paru-paru dari goncangan.
*      melindungi lambung, limpa dan ginjal, dan
*      membantu pernapasan.





Tulang Belakang

Ruas-Ruas Tulang Belakang

Ruas-ruas tulang belakang (vertebrata) terdiri atas 33 buah ruas tulang, yaitu:
1.     Tulang leher terdiri atas 7 tulang.
Ruas pertama adalah tulang atlas dan ruas kedua berupa tulang pemutar atau poros. Bentuk dari tulang atlas memungkinkan kepala untuk melakukan gerak.
2.     Tulang punggung terdiri atas 12 ruas.
 Ruas-ruas tulang punggung  pada bagian kiri dan kanannya merupakan tempat melekatnya tulang rusuk.
3.     Tulang pinggang terdiri atas 5 ruas.
Ukuran tulang pinggang lebih besar dibandingkan tulang punggung. Ruas-ruas tulang pinggang menahan sebagian besar berat tubuh dan banyak melekat otot-otot.
4.     Tulang kelangkangan (sacrum) terdiri atas 5 ruas.
Tulangnya yang menyatu, berbentuk segitiga terletak dibawah ruas-ruas tulang pinggang.
5.     Tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx) terdiri  atas 3 sampai dengan 5 ruas tulang belakang yang menyatu.




Ruas-ruas tulang belakang berfungsi untuk menegakkan badan dan menjaga keseimbangan. menyokong kepala dan tangan, dan tempat melekatnya otot, rusuk dan beberapa organ.




Gelang Panggul

Gelangan pinggul terdiri atas:

1.    tulang sakrum yang merupakan persatuan 5 ruas tulang,
2.    tulang usus sepasang kiri dan kanan,
3.    tulang duduk sepasang kiri dan kanan, dan
4.    tulang kemaluan sepasang kiri dan kanan.
Pada tulang duduk terdapat cekungan seperti mangkok, disebut asetabulum, yang merupakan tempat persendian tulang aksial dengan tulang gerak bebas belakang. Adanya fungsi khusus pada wanita, yaitu melahirkan anak maka bentuk tulang  gelangan pinggul wanita berbeda dengan bentuk tulang gelangan pinggul pria





Sumber:

Tulang Tangan dan Tulang Kaki

Tulang Anggota Gerak

Tulang anggota gerak pada manusia terdiri atas tulang anggota gerak bagian atas (tangan) dan tulang anggota gerak bagian bawah (kaki). Masing-masing tulang tersebut tersusun oleh beberapa tulang. Apakah kamu tahu penyusun tulang anggota gerak bagian atas dan bagian bawah? Tulang anggota gerak bagian atas atau tangan terbentuk dari tulang lengan atas (humerus), tulang pengumpil (radius), dan tulang hasta (ulna). Adapun tulang penyusun anggota gerak bagian bawah adalah tulang paha (femur), tulang betis (fibula), dan tulang kering (tibia). Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut.

1.        Tungkai Atas (Tulang Tangan)

  Tungkai atas tersusun oleh tulang-tulang:
v lengan atas (humerus), berjumlah sepasang
v lengan bawah, terdiri atas pengumpil (radius) dan hasta (ulna), berjumlah 2 pasang
v pergelangan tangan (karpal) berjumlah 2 × 8 buah
v  telapak tangan (metakarpal) berjumlah 2 × 5 buah
v ruas jari tangan (falanges) berjumlah  2 × 14 buah
  






Tungkai Bawah

Tungkai bawah tersusun atas tulang-tulang:
·         paha atau femur, berjumlah sepasang;
      tempurung lutut atau patela, berjumlah sepasang;
      kering atau tibia, berjumlah sepasang;
      betis atau fibula, berjumlah sepasang;
      ruas pergelangan kaki atau tarsal, berjumlah 2 × 7 buah;
      telapak kaki atau metatarsal, berjumlah 2 × 5 buah;
      ruas jari kaki atau falanges berjumlah 2 × 14 ruas.